Dalam hal apa yang pertama kali diturunkan dan apa yang terkhir
kali, para ulama mempunyai banyak pendapat, yang akan kami ringkas dan
pertimbangkan didalam pembahasan berikut ini :
A.
Yang
Pertama Kali
1.
Pendapat
yang paling sahih mengenai yang pertama kali turun ialah firman Allah :
“ Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia
Telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang
Maha pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
(al-‘Alaq : 1-5)
2.
Dikatakan
pula, bahwa yang pertama kali turun adalah firman Allah : Ya ayyuhal
mudassir (wahai orang yang berselimut).
Jabir
menjelaskan bahwa surah Muddassir-lah yang turun secara penuh sebelum surah
Iqra’ selesai diturunkan, karena yang turun pertama sekali dari surah iqra’ itu
hanyalah permulaannya saja.
3.
Dikatakan
pula ayat yang pertama kalinya diturun adalah surah Fatihah. Mungkin yang
dimaksudkan adalah surah yang pertama kali turun secara lengkap.
4.
Disebutkan
juga bahwa yang pertama kali turun adalah Bismillahirrahmanirrahiim, karena
basmallah itu turun mendahului setiap surah.
Cara
menyatukan pendapat-pendapat diatas bahwa ayat yang pertama kali turun itu Iqra’
bismi rabbik, dan ayat yang mengenai perintah tablig (untuk menyampaikan)
yang pertama kali turun ialah Ya ayyuhal mudassir, sedangkan surah yang
pertama kali turun ialah Fatihah.
Juga
dikatakan bahwa yang pertama kali turun mengenai kerasulan adalah Ya ayyuhal
mudassir, dan yang pertama kali turun mengenai kenabia adalah Iqra’
bismi rabbik itu menunjukkan kenabian Muhammad s.a.w sebab kenabian it
adalah wahyu kepada seorang melaluui perantaraan malaikat dengan penugasan khusus.
Sedangkan firman Allah Ya ayyuhal mudassir; qum fa anzir itu
menunjukkan kerasulannya, sebab kerasulan itu adalah wahyu kepada seseorang
dengan perantaraan malaikat dengan penugasan umum.
B.
Yang
Terakhir kali Diturunkan
1.
Dikatakan
bahwa ayat yang terkhir yang diturunkan mengenai riba.
“Hai orang-orang
yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba - yang belum
dipungut – (al-baqarah : 278)
2.
Adapula yang mengatakan yang
diriwayatkan oleh an-Nasa’i dan lain-lain, dari Ibn Abbas dan Sa’id bin Jubair :
“Dan
peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu
semua dikembalikan kepada Allah.....”(al-Baqarah ; 281)
3.
Ada yang mengenai utang;
berdasarkan hadis yang diriwayatkan dari Said bin al-Musayyab “Telah sampai kepadanya bahwa ayat Qur’an yang paling muda di Arsy ialah ayat mengenai
utang”yang
dimaksudkan adalah ayat :
“Hai
orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah tidak secara tunai untuk
waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya”. (al-Baqarah : 282)
4.
Ada lagi yang mengenai kalalah
(warisan). Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Bara’ bin ‘Azib; dia berkata “Ayat yang terkhir diturunkan adalah :
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang
kalalah)[387]. Katakanlah: "Allah memberi fatwa kepadamu tentang
kalalah.(an-Nisa’: 176)
5.
Dalam Al-Mustadrak disebutkan,
dari Ubai bin Ka’ab yang
mengatakan : “Ayat
terakhir kali diturunkan : Sungguh Telah datang kepadamu seorang Rasul dari
kaummu sendiri,”(at-Taubah
: 128)
6.
Surah Al-Maidah. Ini
didasarkan pada riwayat Tirmizi dan Hakim, dari Aisyah r.a. Namun karena dalam
hal dan haram, sehingga tak satu hukum pun yang dinasikh didalamnya
7.
Surah Ali ‘imron : 195 ; didasarkan pada hadis yang
diriwayatkan oleh Ibn Mardawaih melalui Mujahid, dari Ummu Salamah; dia berkata
: “Ayat
yang terakhir kali turun adalah ayat ini : “Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya
(dengan berfirman): "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal
orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan,
(karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain.(qs. Ali ‘Imron : 195)”
8.
Surah an-Nisa’: 95 ini didasarkan pada hadis yang
diriwayatkan Bukhori dan yang lain dari Ibn Abbas yang mengatakan : “ Ayat ini (Barang ssiapa membunuh seseorang
mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam)”adalah ayat yang terakhir diturunkan dan tidak
diasikh oleh apa pun.
9.
Dari Ibn Abbas dikatakan : “Surah terakhir yang diturunkan ialah : Apabila
Telah datang pertolongan Allah dan kemenangan (an-Nashr)
Oleh karena itu, para ulama menyatakan
kesempurnaan agama didalam surah al-maidah ayat 3 ini. Allah telah mencukupkan
nikmat-Nya kepada mereka dengan menempatkan mereka di negeri suci dan
membersihkan orang-orang musyrik dari padanya serta menghajikan mereka dirumah
suci tanpa disertai oleh seorang musyrikpun; padahal sebelumnya orang-orang
musyrik berhaji pula dengan mereka. Yang demikian itu termasuk nikmat yang
sempurna, “dan
telah kucupkan kepadamu nikmat-Ku”
C.
Yang Mula-Mula Diturunkan
Menurut Persoalannya
1.
Mengenai makanan : al-An’am ayat 45 (makan yang haram bangkai, darah
yang mengalir, daging babi karena semua itu kotor atau yang disembelih atas
nama selain Allah, namun bila terpaksa dan dia tak menginginkannya dan sert
tidak melampaui batas, maka Tuhanmu Maha Pengampun dan maha Penyayang), an-Nahl
ayat 114-115, al-Baqarah ayat 173, al-Maidah ayat 3
2.
Mengenai minuman : al-Baqarah
ayat 219 (Khamar dan judi dosanya lebih besar dari pada manfaatnya), an-Nisa
ayat 43 (jangan melakukan shalat , sedang kamu daam keadaan mabuk), al-Maidah
ayat 90-91 (minum khamar, berjudi, berkorban untuk berhala dan mengundi nasib
dengan anak panah itu adalah perbuatan yang keji)
3.
Mengenai perang : “Telah diizinkan berperang bagi orang-orang yang
diperangi, karena mereka telah dianiaya. Dan Allah benar-benar Maha Kuasa
menolong mereka ”(al-Hajj : 39)
D.
Faedah Pembahasan Ini
1.
Menjelaskan perhatian yang
diperoleh Qur’an guna
menjaganya dan menentukan ayat-ayatnya. Qur’an adalah dasar agama, penggerak iman dan
sumber kemuliaan serta kehormatan.
2.
Mengetahui rahasia perundang-undangan
Islam menurut sejarah sumbernya yang pokok. Ayat Qur’an dapat mengatasi persoalan kejiawaan manusia
dengan petunjuk ilahi, dan mengantarkannya dengan cara-cara yang bijaksana dan
menempatkan mereka ke tingkat kesempurnaan.
3.
Membedakan yang nasikh dengan
yang mansukh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar